Welcome To My Blog

ARTIKEL SISTEM BERKAS DAN SISTEM INNFORMASI

Sistem berkas
  • pengertian sistem berkas adalah mekanisme penyimpanan online serta untuk akses baik sata maupun program yang berada dalam sistem berkas
  • 2 hal yang penting dalam sistem berkas:
  1.  kumpulan berkas: tempat penyimpanan data 
  2. struktur direktori: untuk mengatur dan menyediakan informasi
  • Atribut pada berkas 
berkas di beri atribut untuk memberi kenyamanan bagi pengguna dan untuk acuan bagi data yang terkandung didalamnya. artikel berkas biasanya berupa nstring atau kertas. semua informasi inibertujuan:
  1. pembuatan kertas 
  2. modifikasi trakhir yang dilakukn pada berkas 
  3. penggunaan trakhir pada berkas 
  • operasi pada berkas 
sebuah berkas adalah jenis data abstrak untuk mendefenisikan berkas secara tepat perlu melihat operasi yang dapat di lakukan pada berkas tersebut. sistem operasi menyediakan system calls untuk membuat, membaca, menulis, mencari, menghapus dsb.
yang harus dilakukan sistem operasi pada berkas yaitu:
  1. membuat sebuah berkas 
  2. menulis pada sebuah berkas
  3. membaca pada berkas 
  4. menempatkan kembali pada berkas
  5. menghapus sebuah berkas 
  6. memendekkan sebuah berkas 
  • Executable/Exe, com,bat,bm: siap menjelaskan program bahasa mesin 
  • objeck/obj, o: dikompilasi bahasa mesin, tidak terhubung(link)
  • source code/c,cc, java, asm, pas: kode-kode program dalam berbagai bahasa pemrograman 
  • text/txt, doc: data text dokumen
  • library/dll, fixer, lib, a: libraries dan routine untuk programmer
  • archive/rar, zip: berkas-berkas yang terhubung di kelompokkan dalam satu berkas, di kompresuntuk pengarsipan.
    • klasifikasi data
  1. data tetap
  2. data tidak tetap
  3. data yang tertambah menurut waktu
  1. data tetap: kelompok data tidak mengalami perubahan dalam waktu yang tidak tetap 
  2. data tetap: kelompok data yang mengalami perubahan secara  rutin
  3. datayang terbentuk menurut waktu: kelompok data ini merupakan akumulasi dari kelompok data tetap dan kelompok data tidak tetap
  • klasifikasi file 
  1. master file 
jenis berkas file yang paling penting, berisi data relatif tetap.
contoh: sistem rumah sakit memerlukan file induk tentang catatan pasien, catatan penyakit, disamping file lainnya.
file berisi data yang relatif tetap ada 2:
  • a. reference master file (berkas induk penunjuk)
berisi record yang mungkin tidak berubah atau jarang berubah,
contoh: data nasabah bank yang yang berisi nomor rekening, nama, alamat, dan sebagainya.
  • b. dynamicmaster file (berkas induk dinamik
berisi record yang terus menerus berubah dalam kurung waktu tertentu atau pada setiap transaksi.
contoh: data stok barang dalam gudang pada sebuah perusahaan.

 2.  transaction file (trasfer berkas)
berisi record yang akan mempengaruhi atau meng update (menambah, menghapus, mengubah record) yang ada pada master file.
contoh: rekaman tentang pelanggan yang sudah membayar tagihan listrik akan membentuk file transaksi, sekali seminggu catatan pada file transaksi digunakan untuk memperbaharui record pada file master.

3. report file
berisi data yang di buat untuk keperluan user yang dapat di cetak atau hanya di tampilkan di layar.
contoh: data laporan keuangan atau akuntansi sebuah perusahaan yang harus diketahui bagian-bagian terkait.

4. work file
merupakan file sementara pada file
suatu work file merupakan alat untuk melewatkan data yang di buat oleh sebuah program keprogram lain. biasanya file ini dibuat pada waktu proses sortir.
contoh: saat penyortiran bank berlangsung, saat itu juga file dibuat dan di proses.

5. program file
berisi instruksi untuk memproses data yang akan disimpan pada file lain/pada memori utama. instruksi tersebut dapat ditulis dalam bahasa tingkat tinggi ( COBOL, FORTRAN, BASIC, dll,) bahasa assember dan bahasa mesin.
contoh: digunakannya sebuah bahasa pemrograman PASCAL untuk mengolah data nilai setiap siswa pada sekolah.

6. text file
berisi input data alphanumeric dan grafik yang digunakan oleh sebuah teks editor program. teks file hanya dapat diproses dengan teks editor.
contoh: penggunaan teks file sebagai basis data pada website untuk menanggulangi webhosting gratis yang tidak mendukung DBMS.

7. dump file
digunakan untuk tujuan pengamanan (security), mencatat tentang kegiatan peng-updatean,sekumpulan transaksi yang telah diproses atau sebuah program yang mengalami kekeliruan.
contoh: membuat sebuah salinan dari seluruh data dalam perusahaan tersebut (back-up)

8. library file
digunakan untuk penyimpanan program aplikasi, program untilitas atau program lainnya.
contoh: penyimpanan program aplikasi myob untuk pembuatan laporan akuntansi.

9. history file
merupakan tempat akumulasi dari hasil pemrosesan master file dan transaction file. file ini berisikan data yang selalu bertambah, sehingga file ini bertambah, sesua dengan kegiatan yang terjadi.
contoh: laporan akhir tahunan perusahaan, seperti rangkuman seluruh data dalam perusahaan untuk disimpan.
  • madel akses file 
  1. input file adalah file yang hanya dapat di baca dengan program 
  2. output file adalah file yang hanya yang dapat di tulis oleh program atau fileyang dibuat oleh program
  3. input/output adalah file yang dapat di baca daridalam tulisan ke selama eksekusi program
  • ada 4 teknik dasar organisasi file, yaitu:
  1. sequential 
  2. relative
  3. indexed sequential
  4. multy-key
  • secara umum keempat teknik dasar tersebut ada 2 cara pengaksesannya, yaitu;
  1. direct accessadalah suatu cara pengaksesan record yang langsung, tanpa mengakses seluruh record yang ada. contoh : magnetick disk.
  2. sequential access adalah suatu cara pengaksesan record-record di depannya. contoh: magnetic tape.
Sistem informasi
1.Pengertian Sistem Informasi
Sistem informasi adalah aplikasi untuk mendukung operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. Sistem informasi manajemen adalah kunci dari bidang yang menekankan finansial dan personal manajemen. Sistem Informasi Penjualan adalah suatu sistem informasi yang mengorganisasikan serangkaian prosedur dan metode yang dirancang untuk menghasilkan, menganalisa, menyebarkan dan memperoleh informasi guna mendukung pengambilan keputusan mengenai penjualan.
2.Definisi Lainnya
Sistem Informasi adalah sekumpulan hardware, software, brainware, prosedur dan atau aturan yang diorganisasikan secara integral untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat guna memecahkan masalah dan pengambilan keputusan.
Sistem Informasi adalah satu Kesatuan data olahan yang terintegrasi dan saling melengkapi yang menghasilkan output baik dalam bentuk gambar, suara maupun tulisan.
Sistem Informasi adalah Proses yang menjalankan fungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk kepentingan tertentu; kebanyakan SI dikomputerisasi.
Sistem informasi adalah sekumpulan komponen pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya yang bertujuan menghasilkan suatu informasi dalam suatu bidang tertentu. Dalam sistem informasi diperlukannya klasifikasi alur informasi, hal ini disebabkan keanekaragaman kebutuhan akan suatu informasi oleh pengguna informasi. Kriteria dari sistem informasi antara lain, fleksibel, efektif dan efisien.
Sistem informasi adalah kumpulan antara sub-sub sistem yang salaing berhubungan yang membentuk suatu komponen yang didalamnya mencakup input-proses-output yang berhubungan dengan pengolaan informasi (data yang telah dioleh sehingga lebih berguna bagi user)
Sistem informasi adalah sistem yang saling berhubungan dan terintegrasi satu dengan yang lain dan bekerja sesuai dengan fungsinya untuk mengatur masalah yang ada.
Suatu sistem informasi (SI) atau information system (IS) merupakan aransemen dari orang, data, proses-proses, dan antar-muka yang berinteraksi mendukung dan memperbaiki beberapa operasi sehari-hari dalam suatu bisnis termasuk mendukung memecahkan soal dan kebutuhan pembuat-keputusan manejemen dan para pengguna yang berpengalaman di bidangnya.
3.Komponen sistem
Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling bekerjasama membentuk suatu kesatuan. Komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa subsistem atau bagian-bagian dari sistem. Setiap sistem tidak perduli betapapun kecilnya, selalu mengandung komponen-komponen atau subsistem-subsistem. Setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari subsistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai suatu sistem yang lebih besar disebut dengan supra sistem, misalnya suatu perusahaan dapat disebut sebagai suatu sistem sedang industri yang merupakan sistem yang lebih besar dapat disebut dengan supra sistem. Kalau dipandang industri sebagai suatu sistem, maka perusahaan dapat disebut sebagai subsistem. Demikian juga bila perusahaan dipandang sebagai suatu sistem, maka sistem akuntansi adalah subsistemnya. Kalau sistem akuntansi dipandang sebagai suatu sistem, maka perusahaan adalah supra sistem dan industri adalah supra dari supra sistem

Windows 8

Edisi / Jenis Jenis Windows 8


Windows 8 adalah salah satu sistem operasi (OS) keluaran microsoft , sistem operasi ini menggunakan mikroprosesor ARM selain mikroprosesor x86 tradisional buatan Intel dan AMD.Microsoft mengumumkan jadwal rilis windows 8 pada 26 Oktober 2012 bersamaan dengan peluncuran komputer perdana yang menggunakan Windows 8 . Nah silahkan disimak

Edisi/Jenis Windows 8 ada empat :
1. Windows 8 ( standard/core )
2. Windows 8 Pro RTM
3. Windows 8 Enterprise RTM
4. Windows 8 RT

Windows 8 RT
Sistem operasi windows 8 RT hanya bisa digunakan pada tablet /prosesor berbasis ARM.

Windos 8 Pro
Sistem Operasi ini biasa digunakan untuk pembisnis dan profesional.

Windows Enterprise
Sistem operasi ini digunakan untuk pelanggan perusahaan.

Windows 8 (standard)
digunakan untuk pemakaian umum.

Windows 7



Jenis-jenis Windows 7

Windows 7 datang dengan 6 varian, sebagai berikut:

  1. Windows 7 Starter Edition
  2. Windows 7 Home Basic
  3. Windows 7 Home Premium
  4. Windows 7 Professional
  5. Windows 7 Enterprise
  6. Windows 7 Ultimate

Windows 7 Starter Edition

Windows 7 Starter Edition adalah sebuah versi Windows 7 yang memiliki fitur paling sedikit. Tema Windows Aero Desktop yang menjadi ciri dari Windows 7 saja tidak terdapat di dalamnya. Windows 7 Starter Edition hanya ada dalam versi 32-bit, dan tidak memiliki versi 64-bit. Wallpaper desktop juga tidak dapat diganti oleh pengguna. Karena itulah, edisi ini hanya tersedia pada komputer yang dijual oleh para OEM.



Windows 7 Home Basic

Windows 7 Home Basic merupakan sebuah versi Windows 7 yang ditujukan untuk beberapa pasar di negara yang sedang bekembang, seperti Bangladesh, Brazil, Republik Rakyat Cina, India, Indonesia, Meksiko, Pakistan, Filipina, dan Thailand. Di beberapa negara maju, seperti Australia, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Amerika Serikat, Inggris, Selandia Baru, Arab Saudi, Belanda, Uni Emirat Arab, dan Jepang, tidak ada versi Windows 7 Home Basic. Windows Aero beberapa fiturnya telah masuk ke dalam Windows 7 Home Basic, tapi beberapa fitur tidak diaktifkan.

Windows 7 Home Premium

Windows 7 Home Premium adalah sebuah varian Windows 7 yang ditujukan untuk segmen komputer rumahan. Fiturnya lebih lengkap ketimbang dua versi sebelumnya, dengan ditambahi Windows Media Center, Windows Aero Desktop (lengkap) dan beberapa kontrol untuk layar sentuh.





Windows 7 Professional

Windows 7 Professional adalah sebuah varian Windows 7 yang ditujukan untuk para pengguna antusias dan bisnis. Semua fitur dari Windows 7 Premium telah dimilikinya, dan bisa juga dimasukkan ke dalam sebuah domain berbasis Windows Server. Fitur tambahan juga dimiliki oleh Windows 7 Professional, seperti dapat berioerasu nebhadu server Remote Desktop, Encrypting File System, Presentation Mode, Software Restriction Policies (tapi bukan AppLocker) dan Windows XP Mode.



Windows 7 Enterprise

Windows 7 Enterprise merupakan sebuah varian Windows 7 yang ditujukan untuk segmen perusahaan, dan hanya dijual melalui Volume Licensing kepada perusahaan yang telah memiliki kontrak Software Assurance dari Microsoft. Tambahan fiturnya antara lain BitLocker Drive Encryption, BitLocker to Go, dukungan aplikasi UNIX melalui Subsystem for UNIX Application (SUA), dan Multilingual User Interface (MUI). Versi ini tidak dijual dengan cara ritel atau OEM.
 

Windows 7 Ultimate Edition

Windows 7 Ultimate Edition mengandung semua versi Windows 7 Enterprise, tapi tidak seperti Windows 7 Enterprise, versi ini tersedia untuk para pengguna rumahan biasa dengan menggunakan lisensi individual. Windows 7 Home Premium dan Windows 7 Professional dapat saja meng-upgrade ke Windows 7 Ultimate dengan menggunakan Windows Anytime Upgrade, tentu saja dengan mengeluarkan biaya. Tidak seperti Windows Vista Ultimate yang menawarkan Ultimate Extras, Windows 7 Ultimate tidak menawarkannya.

Windows XP

Windows XP muncul dalam banyak jenis:

  • Windows XP Professional
  • Windows XP Home Edition
  • Windows XP Media Center Edition
  • Windows XP Tablet PC Edition
  • Windows XP Starter Edition
  • Windows XP Professional x64 Edition
  • Windows XP Professional 64-Bit Edition for Itanium
           Ø  Windows XP Professional
Windows XP Professional adalah sistem operasi Windows XP yang dibuat husus untuk komputer desktop yang terhubung ke dalam sebuah jaringan dengan domain yang dikelola oleh Active Directory milik Windows 2000 Server atau Windows Server 2003. Selain itu, versi ini pun dibilang jauh lebih lengkap fiturnya dari pada Windows XP Home Edition. Ia bisa menjadi sebuah komputer server, meskipun hanya bisa menampung maksimal sepuluh client yang bisa login secara bersamaan.sas

           Ø  Windows XP Home Edition
Windows XP Home Edition adalah sistem operasi Windows XP yang ditujukan untuk pengguna rumahan. Pada dasarnya, tidak ada perbedaan yang signifikan antara Windows XP Home Edition dengan Windows XP Professional, karena basis pembuatannya yang sama. Perbedaan yang diberlakukan terhadap versi Windows ini adalah dukungan jaringan, di mana Windows XP Home Edition tidak didesain untuk sistem dengan banyak pengguna, seperti halnya Windows XP Professional. Fitur jaringan yang tidak ada pun sangat banyak, diantaranya tidak dapat bergabung dengan sistem domain Active Directory, tidak memiliki sistem berkas terenkripsi, tidak dapat menjadi sebuah server (meski mampu membuat beberapa berkas dan folder yang dikelolanya dapat digunakan oleh beberapa pengguna sekaligus), dan tidak memiliki fitur Internet Connection Sharing (ICS), dan masih banyak yang lainnya.
Windows XP Home Edition ditujukan untuk menggantikan versi Windows sebelumnya, yaitu Windows 98 dan Windows ME, karena kedua versi Windows tersebut tergolong ke dalam kelas Windows untuk pengguna rumahan.

           Ø  Windows XP Media Center Edition
Windows XP Media Center Edition adalah versi Windows XP yang dibuat khusus untuk perangkat semacam Hi-Fi, dan PC yang diletakkan di ruang duduk. Pada dasarnya, Windows XP Media Center merupakan Windows XP Home Edition yang ditambahi dukungan sebagai perekam video pribadi (Personal Video Recorder).

           Ø  Windows XP Tablet PC Edition
Windows XP Tablet PC Edition adalah versi Windows XP yang dikhususkan untuk PC yang ultra-portabel, yang dinamakan oleh Microsoft dengan Tablet PC. Bentuknya yang minimalis seperti halnya Asisten Digital Pribadi (Personal Digital Assistant atau PDA), dengan kemampuan setara notebook atau laptop. Windows XP Tablet PC Edition dibangun berbasis Windows XP Professional, yang ditambahi dengan fitur pengenalan tulisan tangan (handwriting recognizition) yang lebih baik dibandingkan dengan Windows XP Professional biasa. Pada umumnya, sebuah Tablet PC dilengkapi dengan layar sentuh.

           Ø  Windows XP Professional x64 Edition
Windows XP Professional x64 Edition merupakan versi Windows XP yang dikhususkan untuk prosesor dengan arsitektur x86-64. Saat ini, prosesor yang menggunakan arsitektur tersebut terbatas pada prosesor AMD dengan arsitektur AMD64 seperti Athlon 64 dan Opteron. Dari keluarga Intel ada Intel Pentium 4 dengan ekstensi EM64T (Extended Memory 64-bit Technology), dan beberapa seri dari Intel Pentium M dan D, serta beberapa varian dari keluarga Intel Core. Perbedaan dengan Windows XP Professional yang diluncurkan sebelumnya adalah pada dukungannnya terhadap akses memori lebih besar daripada 4 Gigabytes seperti pada Windows XP sebelumnya. Sebenarnya, prosesor 64-bit dari Intel maupun AMD dapat mengakses 16 Eksabyte memori, tetapi Microsoft membatasi kemampuan sistem operasi Windows ini hingga 16 Terabyte saja. Pada dasarnya, sistem operasi ini berbeda dari versi Windows XP yang lainnya, mengingat basis kode yang digunakan adalah Windows Server 2003, Standard Edition for x64, mengingat nomor versi yang digunakannya adalah 5.2.3790.

           Ø  Windows XP Professional 64-bit Edition for Itanium
Windows XP Professional 64-bit Edition for Itanium merupakan versi yang sangat terbatas sekali dilihat dari segi penjualannya. Akan tetapi, produk ini mendukung teknologi mikroprosesor yang sangat bagus, yaitu IA-64 yang digunakan oleh prosesor Intel Itanium dan Intel Itanium 2. Dukungan yang diberikan oleh Microsoft adalah dukungan terhadap semua fitur dari prosesor Itanium tersebut, akan tetapi karena sedikit sekali aplikasi yang didesain untuk prosesor Itanium, penyebaran produk ini sangat sedikit.
Perbedaan fitur dari Windows XP Professional x64 Edition adalah dukungannya terhadap prosesor Itanium, dengan segala arsitektur bawaannya, seperti EFI (Extensible Firmware Interface), dan GPT (GUID Partition Table). Meskipun prosesor Itanium merupakan prosesor dengan kinerja paling efisien, Itanium tidak dapat menjalankan program yang didesain untuk Windows XP versi 32-bit maupun Windows XP x64 Edition. Ketika menjalankan program yang tidak didesain untuknya, kinerjanya pun sangat rendah.
Aplikasi yang didukung pun sangat sedikit, dan terbatas pada aplikasi yang berguna bagi komputasi tingkat tinggi, seperti aplikasi basis data, dan aplikasi ilmiah. Jika Windows versi x64 dan 32-bit mendukung akselerasi multimedia, Windows ini tidak dibekali dengan fungsi tersebut, karena memang prosesornya tidak dibekali dengan instruksi khusus untuk akselerasi multimedia.
Windows XP Professional 64-bit Edition telah dihentikan proses produksinya setelah Hewlett-Packard (satu-satunya produsen yang menawarkan workstation dengan prosesor Itanium) menghentikan penjualan workstation miliknya. Beberapa kalangan menilai, hal ini disebabkan karena Hewlett-Packard tidak begitu sukses dengan produk ini. Meski telah dihentikan proses produksinya, Microsoft tetap mendukung Windows XP 64-bit Edition ini hingga keseluruhan Windows XP dihentikan dukungannya oleh Microsoft.

           Ø  Windows XP Starter Edition
Windows XP Starter Edition merupakan versi Windows XP Home Edition yang diterjemahkan ke dalam bahasa lokal masing-masing dengan menggunakan Language Interface Pack (LIP). Bahasa yang digunakannya pun beragam, mulai dari Bahasa Indonesia, Melayu, Thailand, Turki, Rusia, India, Brazil, hingga bahasa Amerika Latin (Argentina, Chili, Meksiko, Ekuador, Uruguay, dan Venezuela). Menurut berbagai sumber, Microsoft membuat Windows XP Starter Edition dengan tujuan untuk memerangi sistem operasi GNU/Linux, karena sistem operasi tersebut populer di negara-negara dunia ketiga tersebut.

Audio Jack

           Menghubungkan DVD player pada penerima stereo (atau televisi jika tidak memiliki penerima) meliputi pembuatan dua hubungan dasar audio dan video. 1.Hubungan audio
  • Hubungan pertama untuk bagian sinyal audio. Terdapat beberapa pilihan tergantung pada penerima yang dimiliki. Pilihan terbaik (jika ada) adalah menggunakan optic (juga dinamakan Tos-link) atau koneksi digital coaxial (RCA). Kedua pilihan ini sama kualitasnya, juga sama dalam hal penggunaan dibutuhkan dua keluaran pada DVD player dan sebuah masukan pada penerima. Hanya pada penerima dibangun dalam decoder dolby digital.
  • Jika penerima dibangun tidak memiliki Dolby Digital atau DTS decoder, namun merupakan Dolby Digital ready cari kanal Dolby 5.1 atau kanal DTS 5.1. Hubungan ini meliputi enam kabel, berkaitan dengan perbedaan kanal speaker : kiri depan, senter depan, kanan depan, kiri belakang, kanan belakang dan subwoofer.
  • Pilihan akhir dihubungkan dua komponen keluaran analog RCA. Ini merupakan hubungan dua kabel dengan satu kabel mengirimkan suara speaker kiri dan kabel yang lain mengirim speaker kanan. Hubungan ini akan mengirimkan suara stereo, namun mungkin hanya merupakan pilihan jika memasang televisi secara langsung, atau jika yang dimiliki penerima tua dua kanal.

2.Hubungan video
  • Pilihan kualitas terbaik menggunakan hubungan komponen. Hubungan ini terdiri dari tiga kabel : warna label merah, biru dan hijau. Oleh karena itu hubungan ini hanya ada pada seperangkat penerima dan televisi mutakhir.
  • Pilihan berikutnya adalah S-Video. Hubungan DVD player satu kabel pada penerima.
  • Pilihan terakhir serupa dengan pengaturan audio, menggunakan keluaran video RCA analog, biasanya dengan warna label kuning pada kedua ujungnya. Ini akan mengirimkan kualitas terendah, namun mencukupi untuk televisi yang paling tua.

A.Koneksi Dasar DVD player dan TV dengan jack masukan Audio/Video

 
Gambar 3.1

  • Sisipkan kabel audio dalam AUDIO jack L (kiri = putih) dan R (kanan = merah) dibelakang DVD player, dan dalam jack AUDIO IN dalam perangkat TV.
  • Sisipkan kabel video (kuning) ke dalam jack VIDEO dibelakang DVD player dan ke dalam jack VIDEO IN perangkat TV.
  • Sisipkan kabel daya AC ke dalam saluran AC.
  • Tekan tombol play pada DVD player.

B.Koneksi DVD player, TV dengan Jack masukan Audio Video menggunakan kabel S-Video


Gambar 3.2

  • Sisipkan kabel audio ke dalam jack AUDIO L (kiri=putih) dan R (kanan = merah) dibelakang DVD player dan jack AUDIO IN pada televisi.
  • Sisipkan kabel S-Video ke dalam jack S-Video dibelakang DVD player dank e jack S-VIDEO pada televisi. Koneksi ini memungkinkan kualitas gambar yang lebih baik (kabel kuning VIDEO IN atau OUT dalam S-VIDEO tidak diperlukan). Jika Tv tidak mempunyai S-VIDEO, gunakan koneksi dasar video pada gambar sebelumnya.
  • Sisipkan kabel daya AC ke dalam saluran AC.
  • Mainkan DVD

C.Koneksi DVD player, televisi dengan jack audio input dan jack komponen video
  • Sisipkan kabel audio ke dalam jack AUDIO L (kiri = putih) dan R (kanan = merah) di belakang DVD player dan ke dalam jack AUDIO IN pada televisi.
  • Sisipkan kabel VIDEO ke dalam jack keluaran komponen video dibelakang DVD player dan jack masukan kompenen video pada televisi.
  • Sisipkan kabel daya AC ke dalam saluran AC.
  • Mainkan DVD.

Gambar 3.3

Catatan:
  • Untuk kemungkinan gambar terbaik gunakan jack komponen video pada televisi, dan atur VIDEO OUT pada YUV. Jika televisi tidak mempunyai masukan komponen video dapat menggunakan jack S-Video pada DVD player dan atur VIDEO OUT pada S-Video.
  • Jika jack masukan komponen video dalam televisi ditandai Pr, Pb, Y artinya pengaturan televisi telah mempunyai fungsi progressive scan, tombol DISPLAY/P-SCAN pada remote control tidak perlu ditekan untuk memilih PROGRESSIVE TV. Jika jack masukan kompoenen video pada televisi ditandai Cr, Cb, Y. dalam kaitannya penggunaan fungsi P-SCAN, setelah koneksi tekan tombol DISPLAY/P-SCAN untuk memilih PROGRESSIVE TV.

D.Hubungan kombinasi DVD Player+TV+Dolby Digital Theater System  (audio/video receiver/home theater)


Gambar 3.4

  • Sisipkan kabel audio ke dalam AUDIO L ( kiri = putih) dibelakang DVD player dan ke dalam jack masukan penerima audio video.
  • Jika mempunyai penerima Dolby digital atau digital theater sisipkan kabel koaksial ke jack COAXIAL pada DVD player dan jack masukan digital dibelakang penerima. Koneksi ini memungkinkan penggunaan fungsi decoder dolby digital pada penguat AV atau penerima. Untuk itu juga harus mengatur perangkat keluaran Audio SPDIF/RAW atau SPDIF/PCM dalam menu pengaturan audio.
  • Hubungkan kabel video pilih salah satu dari 3 mode hubungan bila memilih satu koneksi mode, mode yang lain tidak diperlukan:
  • Koneksi video dasar
  • S-Video
  • Koneksi komponen video
  • Sisipkan kabel daya AC ke dalam saluran AC.
  • Mainkan DVD

Catatan:
  • Kabel coaxial bukan kabel coaxial antenna, ini merupakan kabel audio kualitas tinggi dengan jack RCA pada kedua ujungnya. Bila membeli ke toko tanyakan kabel coaxial audio DVD untuk kanal suara 5.1.
  • Jika memiliki penerima atau piringan satelit tambahkan DVD player ini tidak akan mempengaruhi koneksi.
  • Bila digunakan kabel coaxial, tidak diperlukan penggunaan kabel AUDIO.
  • Untuk penggunaan kabel coaxial diperlukan pengaturan keluaran audio ke SPDIF/RAW atau SPDIF/PCM.

Cukup Sekian yang dapat saya sampaikan dalam postingan kali ini, jika ada yang ditanyakan silahkan memberi komentar pada halaman ini, saran dan kritik juga saya terima untuk kelanjutan blog ini.
Terima kasih telah membaca dan kurang lebihnya Mohon Ma’af.

Fungsi Kabel Data (USB)

Kabel Data
Kabel data digunakan untuk menghubungkan jalur data dari sebuah perangkat/Device menuju Interface yang akan digunakan, dengan tujuan agar dapat mentransfer data yang diinginkan.
Pada Komputer terdapat beberapa jenis kabel data, diantaranya :

Kabel Data IDE
Kabel ini digunakan untuk perangkat Harddisk, CD ROM, CD RW. DVD ROM, dan DVD RW. Kabel ini mempunyai jumlah PIN sebanyak 40. Dalam 1 kabel IDE hanya bisa dipasang 2 perangkat Harddisk atau bisa digabungkan dengan perangkat lain.

Kabel Data SATA
Untuk saat ini kabel data SATA digunakan untuk perangkat Harddisk jenis SATA, yang mempunyai kecepatan lebih baik dibanding menggunakan kabel data IDE. Dalam 1 kabel hanya bisa dipasang 1 Harddisk. Kabel ini mempunyai jumlah PIN sebanyak 7.

Kabel Data Floppy
Kabel ini digunakan untuk perangkat Floppy Drive. Kabel ini mempunyai jumlah PIN sebanyak 34. Dalam 1 kabel Floppy hanya bisa dipasang 2 jenis flopy Drive, yaitu Floppy Drive 3,5” dan 5,25”. Tetapi sekarang penggunaan floppy Drive 5,25” sudah ditinggalkan dan hanya menggunakan floppy Drive 3,5“

Kabel Data

Kabel Data Printer
Kabel ini digunakan untuk perangkat Printer. Kabel ini mempunyai jumlah Pin sebanyak 25. Dalam 1 kabel hanya bisa dipasang 1 printer. Ada 3 jenis kabel printer, yaitu:
· Kabel Printer Pararel
· Kabel Printer USB
· Kabel Printer Converter

Fungsi kabel HDMI

 http://portal.p-cd.net/image/public/news/3076cd29b9be60c774786e1dc4f97f93bacdc37e5ffddbe1c642fac9319c92f5.png
High-Definition Multimedia Interface (HDMI) adalah salahsatu antarmuka (interface) peralatan audio/video digital tanpa kompresi yang didukung oleh industri. HDMI menyediakan antarmuka antara beberapa sumber audio/video digital yang cocok, saperti set-top box, pemutar DVD atau penerima AV serta audio digital dan/atau monitor video yang cocok, saperti televisi digital (DTV).
HDMI mendukung video standar, yang lebih tinggi, ataupun definisi tinggi, ditambah dengan audio digital multi kanal pada kabel tunggal. Hal ini tak tergantung pada standar DTV seperti ATSC, dan DVB(-T,-S,-C), karena semuanya merupakan enkapsulasi stream data MPEG, yang dilewatkan pada dekoder, dan keluar sebagai data video tak terkompresi, yang bisa jadi berdefinisi tinggi. Data video ini kemudian dikodekan menjadi TMDS untuk transmisi digital melalui HDMI. HDMI juga mendukung 8 kanal audio digital tak termampatkan. Dimulai dengan versi 1.2, saat ini HDMI mendukung hingga 8 kanal audio satu bit. Audio satu bit digunakan pada CD Super Audio.
Konektor HDMI Tipe A standar mempunyai 19 pin, sedangkan versi resolusi yang lebih tinggi yang disebut Tipe B telah didefinisikan, walaupun belum digunakan secara umum. Tipe B mempunyai 29 pin, yang mampu membawa kanal video expanded untuk digunakan dengan tampilan beresolusi tinggi. Tipe B dirancang untuk mendukung resolusi yang lebih tinggi dari 1080p.
HDMI Tipe A cocok juga dengan Digital Visual Interface (DVI-D) hubungan tunggal yang digunakan pada monitor komputer modern dan kartu grafik. Hal ini berarti bahwa sumber DVI dapat menggerakkan monitor HDMI, atau sebaliknya, dengan adapter atau kabel yang sesuai, akan tetapi fitur audio dan pengendalian jarak jauh HDMI-nya akan tidak tersedia. Sebagai tambahan, tanpa dukungan untuk High-Bandwidth Digital Content Protection (HDCP) pada kedua ujungnya, mutu dan resolusi video dapat diturunkan dengan sumber sinyalnya untuk mencegah pengguna dari melihat atau lebih khusus lagi merekam isi yang dilindungi. (Hampir semua hubungan HDMI mendukung HDCP, sedangkan beberapa hubungan DVI tidak.) HDMI Tipe B cocok dengan DVI hubungan ganda yang terdahulu.
Pendiri HDMI adalah pembuat elektronika konsumen yaitu Hitachi, Matsushita Electric Industrial (Panasonic/National/Quasar), Philips, Sony, Thomson (RCA), Toshiba, dan Silicon Image. Digital Content Protection, LLC (cabang Intel) menyediakan HDCP untuk HDMI. HDMI telah pula didukung oleh produser film besar Fox, Universal, Warner Bros., dan Disney, serta operator sistem DirecTV dan EchoStar (Dish Network) seperti halnya juga CableLabs dan Samsung.

Fungsi Kabel SATA


1. Sata kabel digunakan untuk menghubungkan perangkat penyimpanan seperti HDD, CE-ROM, DVD-ROM, dan DC-RW
2. Compliant dengan Serial ATA II Spesifikasi
3. Dirancang khusus untuk mengurangi kekacauan kabel dan memperbaiki sistem ...
Sebuah kabel sata menghubungkan motherboard ke hard drive Sata. Pasokan listrik modern memiliki akord khusus yang dibuat untuk daya Sata hard drive dimana yang lama tidak. Komputer lama memiliki kabel Eide untuk ...
Mentransfer data untuk satu ke perangkat lainnya
Sebuah kabel sata menghubungkan motherboard ke hard drive Sata. Pasokan listrik modern memiliki akord khusus yang dibuat untuk daya Sata hard drive dimana yang lama tidak. Komputer lama memiliki kabel Eide untuk ...
Untuk menyediakan transfer data dari operator Anda untuk kotak penerima kabel Anda, yang kemudian diterjemahkan dan dikirim ke TV untuk melihat senang.